Navigation


RSS : Articles / Comments


How to : Memesan Tiket Kereta Api Tanpa Antri

12:29:00 PM, Posted by tips trik aku,

PT Kereta Api Daop I Jakarta, menawarkan terobosan baru pelayanan pembelian tiket kereta api. Anda tak perlu lagi mengantre berjam-jam bahkan sampai bermalam demi selembar tiket pengantar pulang ke kampung halaman. Bagaimana caranya? Kini, PT KA Daop I Jakarta menyediakan layanan call centre (021)  6916060.

Kepala Humas Daop I Jakarta, Sugeng Priyono menjelaskan, layanan ini memang terbilang baru. Baru sepekan lalu mulai digalakkan. Agar Anda tak bingung, ini dia langkah-langkah yang harus ditempuh untuk memanfaatkan layanan ini :

1. Telepon ke nomor call centre (021) 6916060. Sebutkan nama penumpang yang akan berangkat, alamat, tanggal keberangkatan dan nama KA. Ingat, sekali transaksi maksimal untuk 4 penumpang/tiket.

2. Setelah petugas call centre memastikan tiket yang Anda kehendaki tersedia, maka Anda akan diberikan 13 digit angka yang merupakan nomor booking.

3. Berbekal nomor booking, Anda harus melakukan transaksi via ATM (saat ini hanya untuk ATM BRI, BII dan Mandiri), pilih menu pembayaran tiket KA. Pembayaran melalui ATM paling lambat 3 jam setelah pemesanan. Lewat dari 3 jam, pemesanan dianggap batal.

4. Setelah transaksi selesai, Anda akan mendapatkan struk yang akan ditukarkan dengan tiket KA. Struk jangan sampai hilang!

5. Penukaran struk dengan tiket paling lambat sehari sebelum keberangkatan, di loket-loket stasiun KA di wilayah Daop I Jakarta yang sudah terintegrasi secara online, diantaranya Stasiun Gambir, Stasiun Senen dan Stasiun Jatinegara.

Pemesanan bisa dilakukan untuk perjalanan pergi-pulang, sepanjang tanggal kepulangan masih dalam tenggat H-30 keberangkatan. "Layanan ini memang ditujukan untuk memudahkan, agar penumpang tak perlu datang ke stasiun," kata Sugeng kepada Kompas.com, di Stasiun Senen, Jakarta, Senin (31/8).

Untuk sementara waktu, layanan call centre hanya tersedia di Daop I Jakarta. Ke depannya, pengembangan akan dilakukan diseluruh wilayah di Indonesia. Dalam waktu dekat, layanan serupa akan diluncurkan di Daop VIII Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, untuk layanan pemesanan secara online yang sudah tersedia cukup lama, saat ini memang belum mendapatkan respon besar dari masyarakat. "Masyarakat sudah cukup merespon, tapi memang ada masalah pada kesadaran IT. Mereka belum terlalu paham dengan sistem online," kata Sugeng.

Nah, kalau semua sudah modern begini, tak perlu antre mengular, kan?
 

baca juga :