Navigation


RSS : Articles / Comments


How to : Mengatasi Sakit Lambung dengan Teratur Makan

8:56:00 AM, Posted by tips trik aku,

Penyakit lambung bisa menimpa siapa saja. Mulai dari remaja, orang dewasa, hingga manula. Banyak faktor menyebabkan seseorang terkena penyakit lambung dan salah satu faktor penyebabnya adalah makan tidak teratur.

Sebenarnya bukan karena makan yang tidak teratur saja yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung yang memicu terjadinya penyakit maag.

Namun pemicu lainnya yang sekarang semakin banyak ditemui khususnya di masyarakat perkotaan adalah karena stress berkepanjangan. Sebenarnya lambung setiap orang terdiri dari bagian atas yang disebut fundus, batang utama, dan bagian bawah horizontal atau yang biasa disebut dengan antrum pilorik.

Pada saat makanan masuk ke dalam lambung, lambung membentuk lingkaran-lingkaran konsentris pada korpus dan fundus gastrikus. Makanan yang paling baru terletak paling dekat dengan lubang esofagus dan makanan yang paling lama terletak dekat dengan dinding lambung.

Kelenjar dalam lapisan mukosa lambung mengeluarkan cairan pencerna penting, yaitu getah lambung. Getah ini berupa cairan asam bening tidak berwarna, yang mengandung 0,4 persen asam kiorida (HCI), yang mengasamkan semua makanan dan bekerja sebagai zat antiseptik dan desinfektan, menghasilkan organisme, dan memberi protein. Dalam getah lambung ini terdapat beberapa enzim pencerna.

Secara umum, lambung memiliki fungsi utama diantaranya adalah sebagai tempat menyimpan makanan hingga dapat ditampung dalam jumlah besar pada bagian bawah salunan pencernaan. Lambung juga berfungsi untuk mencampur makanan dengan getah lambung hingga membentuk campuran setengah padat yang dinamakan kimus. Fungsi terakhir lambung adalah mengeluarkan makanan perlahan-lahan dari lambung masuk ke usus halus dengan kecepatan yang disesuaikan untuk pencernaan dan absorpsi usus halus. Jika sistem ini terganggu, maka kemudian muncullah penyakit yang terkenal dengan nama maag.

Penyakit radang lambung atau maag, sering diakibatkan waktu makan yang tidak teratur dan jenis serta mutu makanan yang kurang baik. Radang pada dinding lambung berupa iritasi atau infeksi membuat dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah, dan terparut. Penyebab iritasi pada lambung ini antara lain, alkohol, obat-obatan seperti aspirin dalam dosis tinggi, kafein, kortikosteroid, antimetabolit, butazolidin, dan indosin.

"Jadi jika memiliki gangguanlambung hindarilah mengonsumsi obat atau makanan yang mengandung bahan-bahan tersebut," kata dokter spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Irwan Nasution.

Radang dinding lambung yang kronis kemungkinan disebabkan oleh kembalinya empedu dan asam lain ke dalam lambung, bakteri, penyakit ginjal, infeksi, anemia, diabetes, dan beberapa hal lain yang mengiritasi. Gejala-gejala yang ditunjukkan bila seseorang menderita penyakit radang lambung adalah, lambung terasa tidak enak, muntah, muntah darah, mual-mual, kram perut dan nafsu makan menurun.

Lebih lanjut, ditambahkan Irwan, yang perlu dilakukan untuk mengatasi penyakit maag tersebut selain berkonsultasi dengan dokter yang tepat, memperhatikan makanan dan berolahraga yang sesuai usia dan berat badan.

"Hindari makanan yang pedas-pedas dan bahan-bahan makanan yang mengandung aspirin. Makanlah makanan yang lunak, dengan jumlah yang sedikit tetapi berulang-ulang," katanya menambahkan.

Untuk mengantisipasi agar maag atau penyakit lambung tidak terlalu menganggu, dokter ramah tersebut menyarankan agar mengonsumsi obat-obat maag resmi yang tersedia di pasar. Asalkan hati-hati memilih produk dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. "Boleh saja meminum obat maag di pasaran, asalkan dan lebih baik jika dikonsumsi atas petunjuk dokter," katanya.

(Koran SI/Koran SI/tty)

baca juga :